Story of Reality
Dialog antara hati dengan otak
Dua hal yang berbeda
Tetapi ternyata ada keterkaitannya
Satu berbicara berdasar perasaan
Satu berbicara berdasar pemikiran
Tapi keduanya peduli dengan kondisi individu yang mereka diami
Terkadang dialektika yang terjadi
Antara otak dengan hati
Dapat membuat jiwa tergetar
Sadar dari tidur panjangnya
Memberikan stimulus untuk diri kita
Mana hal yang terbaik
Itu lah kekuatan dari perasaan dan pemikiran yang bersatu
Sebuah lagu bilang cinta tidak memiliki logika?
Tapi itu butuh pertimbangan juga, benar?
Tandanya ada kerjasama antara hati dan otak
Lagi dan lagi mereka tidak bekerja sendiri-sendiri
Selasa, 27 Februari 2018
Selasa, 20 Februari 2018
Sajak: Teuntukmu yang Terkasih
My story
Kembali aku terdiam
Hati ini bergelut
Bisa kah kamu bantu aku?
Bukan untuk membangun rumah
Bukan untuk mencari materi
Tapi untuk menjelaskan perasaan ini
Kamu gak sedikitpun mundur
Kamu gak sedikitpun hilang
Aku pun selalu berusaha untuk mu
Aku pun gak ingin kamu terluka
Sebenarnya kita ini apa??
Bahkan saat kamu tau kekuranganku
Kamu malah menggenggamku
Sumpah..
Mungkin akan menjadi ribuan kata untuk menggambarkan
Atau mungkin kata pun tidak bisa menggambarkan
Sayang ku ini sudah ada pada tahap keterlaluan
Entah apa yang terjadi kalau sampai aku kehilangan kamu
Semoga kita bisa lanjutkan studi kita bersama
Kalau kamu lagi manja
Jantung ini detaknya makin tidak stabil
Aku merasa ada yang menggelitik di dada
Sensasi yang aku rasakan begitu asik
Rasa yang udah lama tidak aku rasakan
Kita masih berkomunikasi lewat maya
Tapi percayalah kalau itu bukanlah masalah
Terimakasih sudah mengertiku
Terimakasih selalu hadir
Sahabat jadi cinta?
Percayalah hal itu memang ada
Berat memang ketika kita membicarakan cinta
Tapi jika itu dengan mu
Sebesar bahtera pun bisa kita pindahkan
Untuk berlabuh di dermaga yang disebut kebahagiaan
Begini saja aku sudah bahagia
Aku tidak akan menuntut lebih walaupun ada harap
Sederhana bukan?
Karena aku pun sadar kalau mencintaimu
Aku tidak memiliki apa-apa untuk kau banggakan
Hanya kasih tulus
Maaf kalau kau bosan dengan kalimat "aku bahagia" dariku
Tapi memang demikian yang aku rasakan
Aku harap aku bisa berbagi kebahagiaan ini dengan mu
Kembali aku terdiam
Hati ini bergelut
Bisa kah kamu bantu aku?
Bukan untuk membangun rumah
Bukan untuk mencari materi
Tapi untuk menjelaskan perasaan ini
Kamu gak sedikitpun mundur
Kamu gak sedikitpun hilang
Aku pun selalu berusaha untuk mu
Aku pun gak ingin kamu terluka
Sebenarnya kita ini apa??
Bahkan saat kamu tau kekuranganku
Kamu malah menggenggamku
Sumpah..
Mungkin akan menjadi ribuan kata untuk menggambarkan
Atau mungkin kata pun tidak bisa menggambarkan
Sayang ku ini sudah ada pada tahap keterlaluan
Entah apa yang terjadi kalau sampai aku kehilangan kamu
Semoga kita bisa lanjutkan studi kita bersama
Kalau kamu lagi manja
Jantung ini detaknya makin tidak stabil
Aku merasa ada yang menggelitik di dada
Sensasi yang aku rasakan begitu asik
Rasa yang udah lama tidak aku rasakan
Kita masih berkomunikasi lewat maya
Tapi percayalah kalau itu bukanlah masalah
Terimakasih sudah mengertiku
Terimakasih selalu hadir
Sahabat jadi cinta?
Percayalah hal itu memang ada
Berat memang ketika kita membicarakan cinta
Tapi jika itu dengan mu
Sebesar bahtera pun bisa kita pindahkan
Untuk berlabuh di dermaga yang disebut kebahagiaan
Begini saja aku sudah bahagia
Aku tidak akan menuntut lebih walaupun ada harap
Sederhana bukan?
Karena aku pun sadar kalau mencintaimu
Aku tidak memiliki apa-apa untuk kau banggakan
Hanya kasih tulus
Maaf kalau kau bosan dengan kalimat "aku bahagia" dariku
Tapi memang demikian yang aku rasakan
Aku harap aku bisa berbagi kebahagiaan ini dengan mu
Selasa, 13 Februari 2018
Sahabat: Sebuah Makna
My Story
"Kenapa?"
"ya... tidak tahu juga"
aku terkadang tenggelam dalam sunyi
tapi bukan berarti aku tidak melakukan apa-apa
aku tenggelam dan bergelut dengan intrapersonalku.
terkadang aku curhat pada diri sendiri
terkadang aku memikirkan suatu permasalah
terkadang aku memikirkan "kenapa seperti ini ?" "apa penyebabnya ?"
untuk mengerti kondisi ku sendiri
itu namanya introspeksi.
terkadang manusia tidak dapat memecahkannya sendiri
itulah mengapa kita disebut makhluk sosial
dan yang membantu kita biasanya bukan orang biasa
mereka adalah sahabat.
sahabat itu tau lapisan terdalam kita
terkadang kita tidak bisa menyembunyikan sesuatu dari mereka
entah itu kekurangan kita atau kelebihan kita
dan mereka tidak akan pergi satu langkahpun walaupun dunia menjauhi kita.
ini pesanku untuk mu wahai sahabat
walau badai menerpa nanti, dan kita terombang ambing diatas perahu
percayalah kita akan melewati itu semua dan keluar dari permukaan air
kalau kau tidak mengerti, kalau kau tidak memiliki orang untuk kau genggam
percayalah tangan ini siap menggenggammu kapanpun.
Terimakasih sahabat
"Kenapa?"
"ya... tidak tahu juga"
aku terkadang tenggelam dalam sunyi
tapi bukan berarti aku tidak melakukan apa-apa
aku tenggelam dan bergelut dengan intrapersonalku.
terkadang aku curhat pada diri sendiri
terkadang aku memikirkan suatu permasalah
terkadang aku memikirkan "kenapa seperti ini ?" "apa penyebabnya ?"
untuk mengerti kondisi ku sendiri
itu namanya introspeksi.
terkadang manusia tidak dapat memecahkannya sendiri
itulah mengapa kita disebut makhluk sosial
dan yang membantu kita biasanya bukan orang biasa
mereka adalah sahabat.
sahabat itu tau lapisan terdalam kita
terkadang kita tidak bisa menyembunyikan sesuatu dari mereka
entah itu kekurangan kita atau kelebihan kita
dan mereka tidak akan pergi satu langkahpun walaupun dunia menjauhi kita.
ini pesanku untuk mu wahai sahabat
walau badai menerpa nanti, dan kita terombang ambing diatas perahu
percayalah kita akan melewati itu semua dan keluar dari permukaan air
kalau kau tidak mengerti, kalau kau tidak memiliki orang untuk kau genggam
percayalah tangan ini siap menggenggammu kapanpun.
Terimakasih sahabat
Senin, 05 Februari 2018
LDR
My Story
Mungkin orang lain menganggap aku gila
Mungkin orang lain menganggap aku aneh
Tapi, yang aku tau
Orang lain tidak mengerti
Siapa yang ingin menahan rindu?
Siapa yang ingin tidak bertemu dengan orang yang dia cinta?
Pasti tidak ada
Namun...
Ketika hati sudah memilih
Kita hanya perlu menyiapkan raga dan jiwa
Untuk pilihan hati
Orang lain mungkin tidak percaya dengan ini
Orang lain mungkin tidak menginginkan ini terjadi pada mereka
Mereka fikir cinta semacam ini tidak akan bertahan
Mereka fikir cinta semacam ini hanya membuat susah
Mereka fikir cinta semacam ini hanya bermain dengan ilusi
Mencintainya dalam diam aku tak masalah
Mendengar kritik miring, sakit memang
Tapi aku tak mengapa
Yang aku tau
Hatiku telah memilihnya
Untungnya sang waktu masih cukup berpihak denganku
Walau kesibukan kita cukup membatasi
Tapi aku percaya
Kalau kita bisa bersama
Mungkin orang lain menganggap aku gila
Mungkin orang lain menganggap aku aneh
Tapi, yang aku tau
Orang lain tidak mengerti
Siapa yang ingin menahan rindu?
Siapa yang ingin tidak bertemu dengan orang yang dia cinta?
Pasti tidak ada
Namun...
Ketika hati sudah memilih
Kita hanya perlu menyiapkan raga dan jiwa
Untuk pilihan hati
Orang lain mungkin tidak percaya dengan ini
Orang lain mungkin tidak menginginkan ini terjadi pada mereka
Mereka fikir cinta semacam ini tidak akan bertahan
Mereka fikir cinta semacam ini hanya membuat susah
Mereka fikir cinta semacam ini hanya bermain dengan ilusi
Mencintainya dalam diam aku tak masalah
Mendengar kritik miring, sakit memang
Tapi aku tak mengapa
Yang aku tau
Hatiku telah memilihnya
Untungnya sang waktu masih cukup berpihak denganku
Walau kesibukan kita cukup membatasi
Tapi aku percaya
Kalau kita bisa bersama
Selasa, 30 Januari 2018
Menyesal? Tidak!
My story
Malaikat itu tersenyum
Aku hanya bisa tertunduk
Malu
Bagaimana tidak
Aku telah menghancurkan hatinya
Mematahkan harapannya
Siapa bilang nasib bungsu menyenangkan?
Terkadang harus menjadi individu yang penurut
Ujung tombak harapan
Berada diujung tidak enak bukan?
Apalagi ketika sebuah harapan besar tersemat di bahu dan hati yang juga menghantui pikiran
Ya memang ini juga merupakan impianku sejak kecil
Tapi aku pun sadar akan kemampuanku
Bukannya pesimis
Sudah ku coba namun tetap tidak bisa
Menjadi dokter.
Jangan bercanda!
Kuliah kedokteran di kampus swasta bisa membuat keluargaku kehilangan rumah
Tujuanku bukan karena gelar dokter itu
Aku sangat mengagumi dokter
Berkerja dengan hati
Menolong orang
Dan tentunya memupuk pundi-pundi amal
Untuk hari nanti
Tapi, apa aku menyesal?
Tidak!
Kecintaan aku terhadap dunia medis tidak berkurang
Aku
Mahasiswa ilmu komunikasi
Ternyata bisa ikut berperan
Meningkatkan awareness terhadap penyakit tertentu.
Bergabung dengan LSM yang bergerak dibidang kesehatan dan menjaga hubungan LSM dengan funder
Dan masih banyak lagi.
Jadi, apa aku menyesal? Tidak!
Aku bangga menjadi mahasiswa ilmu komunikasi
Malaikat itu tersenyum
Aku hanya bisa tertunduk
Malu
Bagaimana tidak
Aku telah menghancurkan hatinya
Mematahkan harapannya
Siapa bilang nasib bungsu menyenangkan?
Terkadang harus menjadi individu yang penurut
Ujung tombak harapan
Berada diujung tidak enak bukan?
Apalagi ketika sebuah harapan besar tersemat di bahu dan hati yang juga menghantui pikiran
Ya memang ini juga merupakan impianku sejak kecil
Tapi aku pun sadar akan kemampuanku
Bukannya pesimis
Sudah ku coba namun tetap tidak bisa
Menjadi dokter.
Jangan bercanda!
Kuliah kedokteran di kampus swasta bisa membuat keluargaku kehilangan rumah
Tujuanku bukan karena gelar dokter itu
Aku sangat mengagumi dokter
Berkerja dengan hati
Menolong orang
Dan tentunya memupuk pundi-pundi amal
Untuk hari nanti
Tapi, apa aku menyesal?
Tidak!
Kecintaan aku terhadap dunia medis tidak berkurang
Aku
Mahasiswa ilmu komunikasi
Ternyata bisa ikut berperan
Meningkatkan awareness terhadap penyakit tertentu.
Bergabung dengan LSM yang bergerak dibidang kesehatan dan menjaga hubungan LSM dengan funder
Dan masih banyak lagi.
Jadi, apa aku menyesal? Tidak!
Aku bangga menjadi mahasiswa ilmu komunikasi
Selasa, 23 Januari 2018
Pita Merah
Inspired by my friend
Ia duduk berhadapan
Seolah akan diadili
Bukan oleh seorang hakim
Tapi oleh orang yang sering disebut kaki tangan tuhan
Ya..
Mereka sang jas putih
Ia menerima sepucuk surat
Surat itu terkadang berisi teguran
Bisa juga berisi angin surga
Jantung terpacu
Hawa dingin sangat kontradik dengan wajah yang memanas
Sangat menusuk kulit hingga membuat persendian pun mati rasa
Untuk mengangkat kepalanya pun ia tak sanggup
Engsel lengannya pun tak kuasa untuk menopang tangan tersebut hingga jatuh bebas
Jatuh bebas tepat di atas meja pengahalangnya dengan sang jas putih
Hingga ia rasakan sebuah tangan hangat yang sedikit membuat hawa dingin tadi
Minder untuk mendekat
Ini kesempatan kedua yang diberikan oleh Tuhan kepadamu
Jangan pernah menyerah karena kau tak pernah sendirian
Mulai saat ini kau adalah tanggung jawabku
Aku tidak akan membiarkan hal buruk terjadi padamu
Seulas senyum pun merekah dari sang jas putih
Benar...
Ia tak boleh menyerah
Karena sesungguhnya ini adalah raganya
Tak boleh ada satu substansipun yang dapat merusaknya tanpa seizinnya
Maka ia harus mulai berdamai dengan hidup
Ia harus berdamai dengan musuhnya itu
Agar ia bisa memenangkan pertandingan seumur hidupnya
Ia duduk berhadapan
Seolah akan diadili
Bukan oleh seorang hakim
Tapi oleh orang yang sering disebut kaki tangan tuhan
Ya..
Mereka sang jas putih
Ia menerima sepucuk surat
Surat itu terkadang berisi teguran
Bisa juga berisi angin surga
Jantung terpacu
Hawa dingin sangat kontradik dengan wajah yang memanas
Sangat menusuk kulit hingga membuat persendian pun mati rasa
Untuk mengangkat kepalanya pun ia tak sanggup
Engsel lengannya pun tak kuasa untuk menopang tangan tersebut hingga jatuh bebas
Jatuh bebas tepat di atas meja pengahalangnya dengan sang jas putih
Hingga ia rasakan sebuah tangan hangat yang sedikit membuat hawa dingin tadi
Minder untuk mendekat
Ini kesempatan kedua yang diberikan oleh Tuhan kepadamu
Jangan pernah menyerah karena kau tak pernah sendirian
Mulai saat ini kau adalah tanggung jawabku
Aku tidak akan membiarkan hal buruk terjadi padamu
Seulas senyum pun merekah dari sang jas putih
Benar...
Ia tak boleh menyerah
Karena sesungguhnya ini adalah raganya
Tak boleh ada satu substansipun yang dapat merusaknya tanpa seizinnya
Maka ia harus mulai berdamai dengan hidup
Ia harus berdamai dengan musuhnya itu
Agar ia bisa memenangkan pertandingan seumur hidupnya
Langganan:
Postingan (Atom)
